Al quran diturunkan tuhan kpd Nabi Mahamada untuk membetulkan semula
syariat agama nabi Ibrahim. Kebanyakan manusia mengaitkan kitab2 yg
diturunkan dgn sesuatu agama akan tetapi agama tuhan itu hanya satu.
Mari kita perhatikan al quran untuk mencari kebenaran.
Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allaha telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Asalama". (132) Al Baqarah
Dan
mereka berkata: "Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau
Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk". Katakanlah: "Tidak, bahkan agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia dari golongan orang musyrik". (135) Al Baqarah
Katakanlah:
"Kami beriman kepada Allaha dan kepada apa yang diturunkan kepada kami
dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub, dan
anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, ’Isa dan para nabi
dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka
dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri." (84) Barangsiapa
mencari agama selain agama Asalama, maka sekali-kali tidaklah akan
diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
(85) Al Imran
Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada
orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allaha, sedang diapun
mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allaha mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya. (125) Al Nasaa
Katakanlah:
"Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu
menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan
kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (68) Al Maeda
Sesungguhnya
orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi beberapa
golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap mereka.
Sesungguhnya urusan mereka hanyalah kepada Allaha, kemudian Allaha akan
memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat. (159)
Katakanlah: "Sesungguhnya aku telah
ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, agama yang benar; agama
Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang
musyrik". (161) Al Anaama
Katakanlah: "Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allaha,
tetapi aku menyembah Allaha yang akan mematikan kamu dan aku telah
diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman", (104) dan hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik. (105) Yunus
Mereka
berkata: "Hai Syu’aib, apakah agamamu yang menyuruh kamu agar kami
meninggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kami atau melarang kami
memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu
adalah orang yang sangat penyantun lagi berakal." (87) Syu’aib berkata:
"Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata
dari Tuhanku dan dianugerahi-Nya aku daripada-Nya rezki yang baik? Dan
aku tidak berkehendak menyalahi kamu apa yang aku larang. Aku tidak
bermaksud kecuali perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufiq bagiku melainkan dengan Allaha. Hanya kepada Allaha, aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali. (88) Huda
Yusuf
berkata: Tidak disampaikan kepada kamu berdua makanan yang akan
diberikan kepadamu melainkan aku telah dapat menerangkan jenis makanan
itu, sebelum makanan itu sampai kepadamu. Yang demikian itu adalah
sebagian dari apa yang diajarkan kepadaku oleh Tuhanku. Sesungguhnya aku
telah meninggalkan agama orang-orang yang tidak beriman kepada Allaha,
sedang mereka ingkar kepada hari kemudian. (37) Dan
aku mengikut agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishaq dan Ya’qub.
Tiadalah patut bagi kami mempersekutukan sesuatu apapun dengan Allaha.
Yang demikian itu adalah dari karunia Allaha kepada kami dan kepada
manusia; tetapi kebanyakan manusia itu tidak mensyukuri. (38) Yusuf
Kemudian Kami wahyukan kepadamu "Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif." dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. (123) Al Nahala
Sesungguhnya ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.
(92) Dan mereka telah memotong-motong urusan mereka di antara mereka.
Kepada Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali. (93) Al Anabaya
Dan berjihadlah kamu pada jalan Allaha dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. Agama orang tuamu Ibrahim.
Dia telah menamai kamu sekalian orang-orang Masalama dari dahulu dan
dalam ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu
semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang,
tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allaha. Dia adalah
Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
(78) Al Haja
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama fithrah Allaha yang telah menciptakan manusia menurut fithrah itu. Tidak ada perubahan pada fithrah Allaha. Agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,
(30) dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya
serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang
mempersekutukan Allaha, (31) yaitu orang-orang yang memecah belah agama
mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa
bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. (32) Al Rum
Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allaha dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam agama. (11) Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri".
(12) Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar
jika aku durhaka kepada Tuhanku". (13) Katakanlah: "Hanya Allaha saja
Yang aku sembah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam agamaku".
(14) Al Zamara
Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama
apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami
wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa
dan ’Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan
janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang
musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allaha menarik kepada
agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepadaNya
orang yang kembali. (13) Apakah mereka mempunyai
sembahan-sembahan selain Allaha yang mensyari’atkan untuk mereka agama
yang tidak diizinkan Allaha? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan
tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang
zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih. (21) Al Syuraya
Bahkan
mereka berkata: "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut
suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk
dengan jejak mereka." (22) Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum
kamu seorang pemberi peringatanpun dalam suatu negeri, melainkan
orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: "Sesungguhnya kami
mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami
adalah pengikut jejak-jejak mereka." (23) berkata: "Apakah sekalipun aku
membawa untukmu yang lebih memberi petunjuk daripada apa yang kamu
dapati bapak-bapakmu menganutnya?" Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami
mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya." (24) Al
Zaharafa
Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk
dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan
cukuplah Allaha sebagai saksi. (28) Al Fataha